Bayi dibawah usia 6 bulan tidak memerlukan tambahan air karena mereka telah mendapatkan cairan dari ASI atau susu formula. Tetapi saat bayi mengalami gangguan misalnya tersedak, boleh diberi air sedikit. Kalau kebanyakan air putih, akan mengurangi nutrisi yang sudah lengkap dari ASI atau susu formula. Terlalu banyak air akan mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi.

 

Pada umur 6 sampai 12 bulan, bayi tidak memerlukan banyak minum air putih, tetapi memperkenalkan rasa air tersebut diperlukan juga. Membatasi air untuk sekitar 2 sampai 4 ons per hari adalah rekomendasi terbaik bagi bayi dalam melakukan transisi dari diet semua-cair yang melibatkan padatan, meskipun beberapa bayi dapat mengambil manfaat dari sekitar 6 sampai 8 ons per hari (seperti dalam kasus sembelit atau cuaca sangat panas dan lembab).

 

Setelah 12 bulan, aturan praktis yang baik adalah untuk menawarkan susu dengan makanan dan air pada waktu lain pada saat haus. Praktek ini memastikan bahwa bayi mendapatkan cukup kalsium serta cairan pada umumnya. Perlu diingat bahwa kita mendapatkan sekitar 20 persen dari kebutuhan cairan dari makanan sehingga tidak diperlukan untuk bayi (atau kebanyakan orang dewasa, dalam hal ini) untuk minum 8 gelas air putih setiap hari. Jika urin bayi adalah warna kuning pucat, dia mungkin mendapatkan hidrasi. Untuk itu perlu adanya asupan cairan.

Baca juga tulisan menarik lainnya

Comments
4 Comments

4 comments:

Achmad Alfansuri said...

wah, saya baru tahu klw Bayi ngga perlu minum air minum,,, cukup ASI aja ternyata...

Terima kasih, infona sangat bermanfaat

veluza said...

emang asi ibu adalah sumber makanan terbaik bagi sang bayi

Jual Printer Bekas said...

wah, anak ku masih 4 bulan tapi suka banget dengan air mineral gimana dong?

Jual Printer Bekas said...

wah, anak ku masih 4 bulan tapi suka banget dengan air mineral gimana dong?